Dan Tuhanmu menjadikan apa yang dikehendaki-Nya dan menentukan pilihan-Nya
WElComE to My bLog
Web blog ini, adalah Web Blog Individu milik presiden dari Alfaaza Group. Web kali ini berisi tentang Ilmu Pegetahuan yang dia cinta, yaitu fisika, astronomi, multi media dan computer. "WAKTU-KU SEMUA KAN KU ABDIKAN PADA ILMU PENGETAHUAN...
Tim astronom dari Eropa baru saja membawa astronomi pada tahap yang cukup mencengangkan. Mereka baru saja berhasil mengukur jarak kita ke galaksi terjauh yang bisa dilihat dengan menggunakan Very Large Telescope (VLT) milik ESO.
Galaksi Terjauh
Setelah melakukan analisa terhadap sinar redup dari galaksi yang diamati oleh para astronom, ternyata ditemukan kalau galaksi yang dilihat itu berada sangat jauh. Galaksi redup tersebut tampak oleh pengamat pada saat alam semesta baru berusia kurang dari 600 juta tahun. Dengan kata lain galaksi tersebut terlihat pada usia muda yakni 600 juta tahun (pergeseran merah 8,6)

Kandidat galaksi UDFy-38135539 yang tampak dalam pengamatan Hubble tahun 2009. Kredit : Hubble/NASA/ESA
Inilah konfirmasi pertama yang dihasilkan dari pengamatan sebuah galaksi yang cahayanya membersihkan kabut buram hidrogen yang mengisi alam semesta dini. Pengamatan dengan VLT milik ESO ini dilakukan untuk mengkonfirmasikan keberadaan galaksi tersebut yang awalnya diamati oleh Hubble.
Pengamatan galaksi terjauh tersebut dilakukan dengan spektograf SIMFONI yang dipasang pada VLT sehingga para pengamat mampu untuk mengukur jarak sebenarnya dari galaksi yang sangat redup tersebut.
Informasi dari masa lalu
Untuk mempelajari galaksi mula-mula jelas sangat sulit. Saat cahayanya mencapai Bumi, mereka tampak begitu lemah, redup dan kecil. Redupnya cahaya tersebut hanya bisa terdeteksi pada panjang gelombang inframerah. Hal ini disebabkan karena panjang gelombangnya telah direntang oleh pengembangan alam semesta – efek yang kemudian kita kenal sebagai pergeseran merah.
Dan yang semakin mempersulit para astronom untuk mengenali cahaya galaksi tersebut adalah kondisi pada alam semesta dini.
Pada masa kurang dari 1 milyar tahun setelah Dentuman Besar, alam semesta belum benar-benar transparan karena sebagian besar masih terisi kabut hidrogen yang menyerap sinar ultraungu dari galaksi muda. Ketika itu, alam semesta sedang mengalami masa tenang setelah Dentuman Besar 13,7 milyar tahun lalu.
Di masa tenang tersebut, elektron dan proton bergabung menjadi gas hidrogen. Gas dingin ini merupakan unsur pokok yang mengisi alam semesta di masa yang dikenal sebagai masa kegelapan. Masa ketika tidak ada obyek yang cerlang. Fasa ini berakhir ketika bintang pertama terbentuk dan radiasi ultra ungu yang intens dari bintang baru inilah yang kemudian membersihkan kabut hidrogen dan menjadikan alam semesta transparan. Caranya, atom hidrogen itu dipisahkan kembali menjadi proton dan elektron yang prosesnya kemudian dikenal sebagai masa reionisasi. Epoch pada sejarah awal alam semesta ini merentang dari 150 juta – 800 juta tahun setelah Dentuman Besar. Untuk bisa memahami bagaimana proses reionisasi terjadi dan pembentukan galaksi awal serta evolusinya merupakan salah satu tantangan terbesar dalam kosmologi modern.
Pengamatan Ke Masa Lalu Yang Penuh Tantangan
Meskipun tantangannya cukup sulit, Kamera Medan Luas 3 (Wide Field Camera 3) yang baru pada NASA/ESA Hubble Space Telescope berhasil menemukan kandidat obyek yang diperkirakan merupakan galaksi yang bersinar pada masa reionisasi pada tahun 2009. Masalahnya, untuk bisa menentukan jarak obyek yang demikian lemah dan jauh merupakan tantangan yang sangat sulit dan hanya bisa dilakukan dengan spektrokopik menggunakan teleskop landas bumi yang sangat besar untuk mengukur pergeseran merah cahaya galaksi.
Pengamatan untuk melakukan konfirmasi kandidat galaksi yang dinamai UDFy-38135539 dilakukan dengan VLT selama 16 jam. Dan setelah melakukan analisa selama 2 bulan, tim astronom pun meyakini kalau galaksi yang dideteksi ini berasal dari hidrogen dengan pergeseran merah 8,6. Dengan demikian galaksi UDFy-38135539 merupakan obyek terjauh yang pernah diamati dan dikonfirmasikan keberadaannya dengan pengamatan spektroskopik.
Pergeseran merah 8,6 ini menunjukkan kalau si galaksi yang terlihat tampak oleh pengamat di Bumi keika Dentuman Besar baru terjadi 600 juta tahun sebelumnya.
Yang menarik dari penemuan UDFy-38135539 adalah, sinar dari galaksi UDFy-38135539 tampaknya tidak terlalu kuat untuk membersihkan kabut hidrogen seorang diri. Pastinya ada galaksi lain yang juga berperan membersihkan kabut hidrogen dan membuat area di sekitar galaksi jadi transparan. Diperkirakan galaksi lain itu merupakan tetangga UDFy-38135539 yang jauh lebih redup dan kurang masif. Tanpa adanya bantuan dari galaksi lain untuk membersihkan kabut, jelas galaksi UDFy-38135539 masih akan terperangkap dalam kabut hidrogen dan pengamat di Bumi tak kan pernah bisa melihatnya.
Sumber : ESO
Bintang, sama seperti manusia punya perjalanan hidup dan suatu hari dia akan mengakhiri kehidupannya itu dengan berbagai cara bergantung pada massanya. Bagi bintang-bintang raksasa mereka akan mengakhiri siklus hidupnya dalam ledakan supernova. Tapi, bintang yang satu ini agak berbeda.
Bintang raksasa yang berada di galaksi jauh ini baru saja mengakhiri hidupnya dalam selubung debu dan bukannya sebuah ledakan yang biasanya terjadi. Kejadian aneh yang diamati para peneliti dari Ohio State University ini pun tampaknya kejadian pertama untuk tipe akhir hidup dalam selubung debu. Tapi, bukan berarti kejadian tersebut langka atau aneh, karena tampaknya pola mengakhiri siklus hidup seperti ini umum pada masa awal alam semesta. Bahkan kejadian tersebut juga memberi petunjuk akan apa yang bisa kita lihat jika bintang yang sangat terang di galaksi menjadi supernova.
Survei AGN
Sebagai bagian dari Spitzer Space Telescope Deep Wide Field Survey, para astronom mensurvei data untuk mencari active galactic nuclei (AGN), lubang hitam supermasif yang berada di pusat galaksi. AGN ini biasanya memancarkan sejumlah besar panas saat ada materi yang terhisap ke dalam lubang hitam. Pada umumnya, astronom akan mencari bintik panas yang bervariasi temperaturnya karena bintik inilah yang dapat menjadi bukti perubahan yang terjadi ketika materi terhisap dalam lubang hitam.
Normalnya, dalam pencarian seperti ini para astronom tidak akan mengharapkan menemukan supernova karena biasanya supernova melepaskan sebagian besar energinya sebagai cahaya bukannya panas.
Akan tetapi saat mencari lubang hitam, ada satu bintik yang sangat panas, tampak pada galaksi yang jaraknya 3 milyar tahun cahaya dari Bumi. Yang menarik, bintik ini tidak cocok dengan tipe sinyal panas dari AGN. Spektrum cahaya yang tampak dari galaksi juga tidak menunjukkan keberadaan AGN, setelah para peneliti melakukan konfirmasi akan fakta yang didapat dengan menggunakan teleskop Keck 10 meter di Hawaii.
Obyek itu, supernova
Panas yang sangat besar tersuar dari obyek tersebut lebih dari 6 bulan dan kemudian meredup di awal Maret 2008. Petunjuk lain untuk keberadaan sebuah obyek yang dikenal sebagai supernova. Selama lebih dari 6 bulan obyek ini melepaskan energi yang jauh lebih besar dari energi yang bisa dihasilkan Matahari di sepanjang hidupnya.
Para astronom juga mengetahui jika sumber panas itu merupakan supernova, maka dari jumlah energi yang ekstrim yang ia pancarkan akan mengklasifikasikan obyek baru ini sebagai supernova yang besar atau sebuah hipernova. Temperatur obyek tersebut berkisar pada 1000 K sedikit lebih panas dari permukaan planet Venus. Nah ini memang sedikit aneh. Ada apa di obyek baru tersebut yang bisa menyerap energi cahaya yang demikian besar dan menghamburkannya sebagai panas?
Jawabannya adalah debu dan jumlahnya sangat besar.
Bintang apakah itu?
Sekarang, saatnya para astronom bekerja untuk menelusuri kembali jenis bintang apakah yang bisa menghasilkan supernova dan bagaimana debu bisa meredam sebagian ledakan. Mereka pun melakukan perhitungan dan menemukan kalau bintang tersebut merupakan bintang raksasa yang setidaknya memiliki massa 50 kali lebih masif dari Matahari. Bintang masif seperti ini biasanya melontarkan debu saat mereka mendekati akhir kehidupannya.
Hasil perhitungan menunjukkan, bintang seperti ini akan memiliki 2 kali lontaran. Lontaran pertama terjadi sekitar 300 tahun sebelum supernova dan lontaran kedua terjadi sekitar 4 tahun sebelum ledakan. Gas dan debu dari kedua lontaran ini akan tetap berada disekitar bintang dan kemudian secara perlahan masing – masing mengembang menjadi cangkang yang menyelubungi bintang. Selubung bagian dalam merupakan gas dan debu yang berasal dari lontaran kedua 4 tahun sebelumnya akan berada sangat dekat dengan bintang, sedangkan selubung terluar yang berasal dari 300 tahun lalu akan berada lebih jauh dari bintang.
Selubung terluar dari debu ini hampir tak tembus cahaya, sehingga ia akan menyerap energi cahaya yang melewati cangkang bagian dalam dan mengubahnya menjadi panas. Inilah yang menyebabkan supernova ini muncul di survei Spitzer sebagai awan debu panas. Bahkan menurut Krzysztof Stanek, profesor astronomi di Ohio State, bintang mungkin lebih sering tersedak dalam debunya sendiri di masa lalu.
Peristiwa seperti ini tampaknya jauh lebih sering terjadi pada galaksi kecil dengan tingkat kandungan logam yang rendah. Atau dengan kata lain, galaksi tersebut merupakan galaksi muda dimana kala waktu keberadaannya masih belum cukup bagi bintang memiliki reaksi fusi yang mengubah hidrogen dan helium menjadi senyawa kompleks yang oleh para astronom diklasifikasi sebagai logam.
Peluang melihat Supernova dalam Selubung di masa depan

Eta Carinae sistem bintang dengan kecerlangan 4 juta kali Matahari. kredit: Nathan Smith (University of California, Berkeley), NASA
Di masa depan, dalam Wide-field Infrared Explorer (WISE),yang sudah diluncurkan NASA pada bulan Desember 2009, supernova tipe ini akan semakin banyak ditemukan. Bahkan diharapkan WISE akan dapat melihat setidaknya 100 tipe supernova seperti ini dalam 2 tahun. Akan tetapi, posisi Bumi dan Matahari (Tata Surya) yang segaris dengan galaksi tersebut, para astronom tidak akan bisa melihat peristiwa tersebut dengan mata telanjang saat ia terjadi. Para pengamat dari Bumi baru akan dapat melihatnya saat si bintang bersinar terang sekitar 1 dekade dari sekarang. Pada jangka waktu 1 dekade itulah gelombang kejut dari bintang yang meledak akan mencapai selubung debu bagian dalam dan menembusnya menuju selubung bagua luar. Pada saat itulah, pengamat di Bumi punya sesuatu yang dapat diamati.
Para pengamat juga setidaknya punya satu kesempatan untuk melihat cahaya serupa yang lebih dekat dengan Bumi. Jika Eta Carina menjadi supernova saat ini, maka peristiwa yang serupa diperkirakan akan terjadi. Eta Carina merupakan sistem bintang yang berada di Bima Sakti yang terdiri dari dua bintang Wolf Rayet pada jarak 7500 – 8000 tahun cahaya. Kedua bintang tersebut diselubungi cangkang debu Nebula Homunculus. Para astronom meyakini nebula tersebut terbentuk saat bintang terbesa dari kedua bintang itu mengalami letusan masif di tahun 1840 dan diperkirakan akan ada letusan kedua yang terjadi di masa depan.
Sumber : Ohio State University
Astronom kini berada pada awal era mendeteksi dan mendapatkan citra sistem keplanetan di luar tata surya, seperti misalnya sistem yang mengedar bintang Fomalhaut. Bagaimana jika sebaliknya, astronom alien yang mencari planet lain di luar tempat tinggalnya, akan seperti apa Tata Surya kita ini terlihat?
Marc J. Kuchner dari NASA Goddard Space Flight Center dan Christopher C. Stark dari Departemen Fisika Universitas Maryland memodelkan struktur tiga dimensi debu-debu Sabuk Kuiper. Dalam model baru itu mereka mensimulasikan 25 ukuran debu yang berlainan serta menggabungkan interaksi planet-debu dan tumbukan antar- debu. Dengan simulasi tersebut mereka bisa mengetahui bagaimana wujud Sabuk Kuiper saat Tata Surya kita ini masih berusia sangat muda dan bagaimana perubahan strukturnya dari waktu ke waktu terlihat.
Sabuk Kuiper merupakan daerah di luar orbit planet Neptunus yang mengandung jutaan benda-benda es yang mengorbit Matahari. Objek-objek Sabuk Kuiper adakalanya saling bertumbukan dan menghasilkan butiran-butiran lembut. Akan tetapi tidaklah gampang bagi debu ini untuk bisa mengembara ke penjuru Tata Surya karena partikel-partikel kecil didera berbagai gaya selain tarikan gravitasi dari matahari dan planet-planet. Nah, diyakini bahwa Sabuk Kuiper ini merupakan versi tua dan tipis dari piringan debu yang terlihat di sekitar bintang Fomalhaut dan Vega.
Debu-debu di Kuiper Belt ini dipengaruhi oleh angin matahari, yang membawanya lebih dekat ke arah matahari, dan sinar matahari, yang bisa menarik debu mendekati matahari ataupun mendorong menjauhi Matahari. Kemana persisnya tergantung pada ukuran buliran debu. Antara buliran-buliran debu itu sendiri juga saling bertumbukan. Buliran-buliran yang rapuh akan hancur akibatnya.

Wujud Kuiper Belt dari waktu ke waktu jika dilihat dari jauh dan dalam panjang gelombang inframerah berdasarkan simulasi Kuchner dan Stark, yakni Tata Surya di masa kini hingga saat masih berusia 15 juta tahun (Credit: NASA/GSFC/Marc Kuchner and Christopher Stark)
Selama simulasi, partikel-partikel tersebut diletakkan pada salah satu dari tiga tipe orbit yang sudah diketahui saat ini dengan kecepatan berdasarkan hasil penelitian terkini mengenai seberapa cepat debu dihasilkan. Dengan efek gravitasinya, Neptunus menggiring partikel- partikel tersebut menuju orbit tertentu. Itu sebabnya mengapa terdapat zona kosong di dekat planet tersebut. Rupanya hingga kini pun tumbukan memainkan peranan penting dalam membentuk struktur Sabuk Kuiper. Tumbukan cenderung menghancurkan partikel-partikel berukuran besar sebelum sempat berkeluyuran terlampau jauh dari tempat mereka terbentuk.
Bagaimana dengan wajah Sabuk Kuiper di masa lampau yang jauh sekali? Kuchner dan Stark menyimulasikannya dengan mempercepat kecepatan pembentukan debu. Di masa lampau Sabuk Kuiper berisi lebih banyak objek yang saling bertumbukan. Dan tumbukan itu lebih sering terjadi. Akibatnya, debu terbentuk lebh cepat. Dengan makin banyaknya partikel debu, makin sering pula terjadi tumbukan antar-debu. Ini seperti halnya memasukkan sepuluh anak yang berlarian di dalam ruang kelas. Kemungkinan mereka saling bertumbukan akan kecil. Lain halnya jika didalam kelas dimasukkan 50 anak yang berlarian sesuka hati. Karena dominannya peran tumbukan ini, kemungkinan buliran debu yang berukuran besar keluar dari Sabuk Kuiper akan semakin kecil. Jika dirunut balik, piringan debu masa kini yang luas mengempis menjadi cincin terang dan rapat seperti yang terlihat mengitari bintang lain, seperti misalnya Fomalhaut.
Dari hasil simulasi, mereka menciptakan citra yang menggambarkan Tata Surya jika dideteksi dalam gelombang inframerah dari jarak yang sangat jauh. Demikianlah kira-kira bagaimana wujud Tata Surya seandainya dilihat oleh alien yang berada jauh sekali dan tengah mencari- cari planet lain. Mungkin planet akan tampak terlampau redup untuk dideteksi secara langsung. Namun alien itu bisa menentukan keberadaan planet Neptunus dengan mudah, yakni dengan melihat adanya celah di piringan debu. Gravitasi Neptunus lah yang telah mengukir celah tersebut.
Para peneliti tersebut berharap bahwa model yang mereka kembangkan akan membantu dalam mengenali planet-planet seukuran Neptunus yang mengedari bintang-bintang lainnya. Langkah lain yang selanjutnya ingin dikerjakan adalah menyimulasikan piringan debu Fomalhaut dan bintang lain untuk mengetahui keberadaan planet dengan melihat distribusi debunya. Para peneliti itu juga berencana mengembangkan model untuk memunculkan gambaran komplit piringan debu Tata Surya dengan menambah sumber-sumber debu yang letaknya lebih dekat ke matahari, termasuk sabuk asteroid yang terletak antara orbit Mars dan Jupiter dan ribuan asteroid Trojan yang dihimpun oleh gravitasi Jupiter.
Sumber: NASA Goddard Space Flight Center

Sebahagian besar peristiwa ganjil ini terjadi dalam tahun 1945. Semua kapal terbang atau kapal laut yang hilang di kawasan ini langsung tidak dapat dijejaki dan dikesan langsung. lanya hilang terus tanpa sebarang kesan atau meninggalkan korban. Selalunya jika terjadi sebarang kemalangan di lautan atau di udara paling tidak kita akan menemui bangkai pesawat atau kapal dan mayat orang-orang yang terkorban, atau paling tidak pun serpihan-serpihannya. Tetapi peristiwa di Segitiga Bermuda langsung tidak meninggalkan apa-apa. Mereka hilang begitu saja bersama kapal dan kapal terbang.
Bertambah pelik lagi kebanyakan peristiwa yang terjadi di kawasan ini pada ketika lautan berkeadaan tenang, tidak bergelora dan cuaca pun cukup baik. Antara peristiwa yang berlaku, sebuah kapal dari Perancis yang bernama Rousalie yang telah melalui kawasan ini pada tahun 1940, tiba-tiba kapal ini menjadi kosong, tiada seorang pun di dalamnya, sedangkan kapal itu berada di dalam keadaan baik dan segala muatan di dalamnya langsung tidak berusik.
Pada hari Khamis dalam bulan Januari 1945, 5 buah kapal terbang Amerika jenis TTB Finger bertolak dari pengkalannya di Port Louderdile di wilayah Florida, Amerika Syarikat. Kapal terbang itu sedang ditugaskan mengawal dan menyelamatkan kapal-kapal yang mengharungi lautan. Ketika jam menunjukkan pukul 2.15 petang. Tugas itu telah selamat dilakukan. Ketua pasukan kapal terbang itu Leftenan Charles Tylor telah memberi isyaratkepada menara kawalan, mereka akan kembali ke pengkalan kerana telah berjaya melakukan tugas dengan sempurna. Kelima-lima kapal terbang itu pun bergerak menuju ke pengkalan.
Tiba-tiba tanpa di duga, menara kawalan di Port Lourdedile menerima isyarat dari Ketua pasukan kapal terbang itu, Leftenan Tylor dan isyarat itu amat mengejutkan Komodor Wersink, pegawai yang bertanggung jawab di menara kawalan.
Isyarat panggllan itu berbunyi seperti berikut… Di sini Leftenan Charles Tylor, komandankumpulanke 19..Adakah kami ditawan? tolong jawab….kami kehilangan petunjuk untuk pulang…kami tersesat…saya tidak dapat melihat daratan! saya tidak tahu lag! di mana arah barat, semua yang ada di sekitar saya menjadi terganggu, pelik…..malah tempat saya berada ini pun saya tidak tahu…..nampaknya…..nampaknya.”
Tiba-tiba suara panggilan dari Leftenan itu terputus dan tidak ada panggilan selanjutnya. Suasana menjadi Kelam kabut dan pelik. Komander Wersink, pegawai petugas yang berada di menara kawalan mengalami tekanan yang luar biasa. Dia coba menghubungi

Kemudian hubungan terputus. Dengan segera Komander Wersink mengarahkan kapal TIMSAR yang berada di bawah seliaannya supaya dengan cepat pergi menyelamat kumpulan ke 19 itu. Oengan cepat Kapal perang Angkatan Laut TIMSAR itu yang membawa 13 anggota yang berpengalaman dalam tugas-tugas penyelamatan bergegas untuk pergi menyelamatkan kumpulan ke 19 itu. Ketika kapal tempur TIMSAR itu sampai di tempat yang ditujuinya terjadi peristiwa yang sama sekali tidak pernah disangka-sangka. Tiba-tiba saja kapal TIMSAR itu lenyap tanpa sebarang jejak sedikit pun ditinggalkan.
Skuadron kapal terbang ke 19 terdiri 5 buah kapal terbang perang yang membawa 14 orang anak juruterbang pun telah lenyap hilang begitu saja.

Salah seorang juruterbang yang pada ketika itu berada tidak jauh dengan tempat kejadian memberitahu bahawa dia juga sempat menerima berita pelik itu dari radio kapal terbangnya iaitu hubungan antara Leftenan Charles Tylor dengan pengkalan Port Lornderdile. Berita yang diterimanya berbunyi seperti ini: “Di sini Leftenan Charles Tylor….Komandan Skuadron ke 19.
Boleh dengar? Tolong jawab! ….Sekarang saya tahu di mana saya berada. ..akhirnya saya tahu di mana kedudukan saya! Saya berada di ketinggian tidak kurang dari 2.30 kaki. Tetapi ada sesuatu yang ganjil. Tidak, apa yang saya lihat amat susah hendak di percayai! Boleh dengar? Minta Dalam satu panggilan lain, suara Charles Tylor menyatakan”Su
Dari kata-kata panggilan Leftenan itu disimpulkan bahawa ketika Leftenan Charles Tylor mula memasuki kawasan maut Segitiga Bermuda itu, secara mendadak dia tidak dapat melihat daratan. Padahal udara dan cuaca baik, setiap juruterbang yang berada di ketinggian 5,000 kaki pun masih boleh melihat daratan. Keadaan ganjil yang lain, semua arah kompas jadi tidak menentu, seolah-olah dikawal oleh sesuatu yang tidak nampak, kemudian muncul suatu pemandangan aneh iaitu satu kawasan yang sama sekali dia tidak ketahui sebelumnya. Sehinggakan Leftenan Charles Tylor menyangka mereka telah tersesat. Kejadian selanjutnya, muncul makhluk-makhluk yang berbeza bentuk dengan manusia, sehinggakan Leftenan Charles Tylor mengagak mereka adakan pendatang dari luar angkasa dan semuanya sudah terlambat…..telah berakhir.

Dalam tahun 1949 sebuah kapal layar Belanda bernama HERMINEA juga telah dijumpai dalam keadaan dilanda oleh ombak besar kerana layarnya sudah tiada, apabila diperiksa oleh pengawal pantai, didapati tidak ada seorang pun di dalam kapal tersebut. Seolah-olah semua penumpang telah meninggalkan kapal tersebut. Bertambah pelik lagi, kapal tersebut mempunyai pelampung dalam sebuah peti dan juga barang-barang lain yang tersimpan dengan rapi.
Dalam tahun 1921 dalam bulan Januari sebuah kapal bernama Carol Darling yang mendekati pantai Caroline Utara, didapati tidak ada seorang pun di dalamnya, kecuali dua ekor kucing. Sementara 12 orang anak kapalnya hilang lenyap tanpa dapat dijejaki. Tetapi pelampung keselamatannya telah tiada. Seolah-olah menunjukkan anak-anak kapal itu telah meninggalkan kapal itu begitu saja. Seluruh enjin dan mesin kapal itu masih berada dalam keadaan baik dan berfungsi. Yang sangat menarik dalam peristiwa ini ialah di kapal itu terdapat meja makan dengan sisa-sisa makanan yang masih belum diangkat. Nampak seperti sesuatu telah terjadi dengan tiba-tiba ketika mereka sedang makan. Dalam tahun 1972, seorang nelayan bernama Hary Selatzeky telah hilang di kawasan ini.
Pada 23hb. Mach 1973, sebuah kapal besar bernama ANITA milik Kerajaan Amerika Syarikat yang bermuatan 20,000 tan telah hilang ghaib di kawasan ini.
Mungkinkah peristiwa-peristiwa ini disebabkan oleh sistem navigasi yang disebabkan oleh kuasa atau tenaga kristal matahari yang dahuiunya dikatakan kepunyaan bangsa Atlantis?
Jika benar kuasa tenaga kristal matah ari itu betul-betul ada, ia memang dapat mengganggu petunjuk kompas kapal terbang atau pun kapal dan dapat mewujudkan satu ilusi pemandangan di udara tetapi tidak mungkin tenaga kristal matahari itu dapat melengapkan kapal berserta anak-anak kapal untuk selama-lamanya.
Atau mungkinkah peristiwa tersebut diakibatkan oleh suatu sedut Betul kah kawasan itu kawasan kampung halaman Jin. Mereka tidak suka tempatnya diganggu!!!
intimagnet alam yang menyebabkan kapal terbang atau kapal tersebut berpindahke suatu tempat dan waktu yang berbeza? Yang peliknya tidak semua peristiwa kapal atau kapal terbang lenyap bersama-sama orangnya Kadang-kadang hanya penumpangnya saja hilang, sedangkan kapal ditemui semula dalam keadaan yang sempurna terapung-apung di tengah-tengah lautan Atlantik, kadang-kadang manusia disebut dan kapalnya tidak. Tidak pula terjadi, kapalnya saja yang disebut dan orangnya tidak.Para pengkaji di Rusia membuat satu teori iaitu, kawasan Segitiga Bermuda ini merupakan kawasan hantu, yaitu Istana Hantu Siluman.
Dalam satu pertemuan dengan Jin Muslim dikatakan Singgsahsana Kerajaan Iblis terbesar terletak di kawasan Segitiga Bermuda itu. Lautan merupakan kawasan yang banyak makhluk-makhluk halus. Kalau begitu, untuk apa iblis berserta anak buahnya dari golongan jin tersebut menangkap anak-anak kapal tersebut?
Mengikut kata Jin Muslim, mereka dijadikan korban untuk Iblis atau dijadikan budak-budak iblis. Mungkin penangkapan itu dilakukan kerana iblis menganggap siapa saja yang memasuki kawasan itu bererti telah mengganggu kekuasaannya. Kecuali jika Iblis merestui dan restu Iblis ini boleh diberikan jika mereka yang ingin melalui kawasan tersebut memohon dengan menyembahnya atau mengadakan sejenis upacara sebagai tanda perjanjian.
Mengapa pula kapal terbang dan kapal juga dirampasnya? Orang-orang yang hilang ghaib di kawasan itu telah digunakan oleh Jin Syaitan sebagai hamba mereka.. Memang sudah menjadi perangai syaitan dan iblis, suka membuat manusia susah dan keliru. Dikatakan kapal terbang dan kapal yang lenyap itu telah disimpan oleh para iblis di satu tempat yang tertentu di dasar lautan yang tidak pernah disentuh oleh manusia. Kapal-kapal itu ditutup dengan sinar ghaib tertentu atau dikelilingi oleh ribuan syaitan sehingga tidak dapat dilihatoleh mata kasar manusia. Sememangnya iblis mampu mengaburkan mata manusia. Kemampuan jin iblis dan syaitan ini memang bermacam-macam. Kita pernah dengar seseorang yang masuk hutan, kemudian tersesat kerana terjumpa satu kawasan yang cantik dan indah seperti istana ketika di dalam hutan, padahal dia berpusing-pusing berjalan di tempat yang sama saja. Itu juga sebahagian dari kerja Syaitan.
Iblis berserta kumpulan sejenisnya seperti Jin, Syaitan dan hantu juga mampu menggerak dan memindahkan benda-benda dan manusia. Misalnya rumah berhantu yang dilihat kerusi dan mejanya bergerak-gerak ke sana kemari. Satu peristiwa di zaman Nabi Sulaiman, di mana Nabi Sulaiman meminta pembanlunya memindahkan kursi singgahsana Ratu Bilqis, ketika itu Jin Afrit mengatakan dia sanggup memindahkannya dengan cepat sebelum sempat Nabi Sulaiman berdiri dari duduknya. Makhluk halus ini juga sanggup mengawal dan mengacau fikiran manusia, mereka sanggup membuat orang jadi gila.
Dajjal adalah keturunan orang Yaman, dia hidup di negeri Yaman dan mendapat pendidikan dan bimbingan dari berbagai ulamanya. Ada pula
kenyataan menyatakan dia keturunan Samirah. Bagaimana pun Yaman dan Samirah berada di Syam (Syria). Dalam riwayat Shahih Muslim, Tamim ad Dari pernah melihat Dajjal. Dia sendiri melihat tubuh badan Dajjal yang utuh, ia dalam keadaan yang disertai oleh syaitan atau tidak disertai oleh syaitan.
Imam ath-Thabrani meriwayatkan bahawa Dajjal bukanlah manusia, melainkan syaitan yang diikat dengan tujuh puluh ikatan berupa lingkaran yang ada dan hidup disebahagian jazirah Yaman. Dalam riwayat Imam Abu Dawud, bahawa Dajjal ini pula dikehali pada zaman Nabi Muhammad dengan nama Ibn Shayyad. Tetapi setelah diteliti segala maklumat dengan cara terperinci didapati bahawa Dajjal yang terdapat dalam keterangan riwayat Tamim ad Dari adalah Dajjal yang sebenarnya, di mana dia terikat dan cacat mata sebelah kanannya , sebagaimana yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim. Sementara Ibn Shayyad itu adalah syaitan yang menampakkan diri sebagai Dajjal pada masa itu sesuai dengan takdir Allah.
Ajal Dajjal yang dilaknat Allah itu telah dltangguhkan sampai satu masa yang ditentukan Allah dan tidak diingkari oleh Nya. Imam atTurmudzi menyebut dalam sebuah riwayat dari Nabi Muhammad mengenai munculnya Dajjal ke dunia,”dia akan diikuti oleh beberapa kaum berwajah seolah-olah mereka tak tahu malu dan seperti habisdipukuli.”
Dengan memerhati dan merenungkan amanat paling besar yang diberikan kepada jin dan manusia, yakni Al Quran, dapatlah disimpulkan bahawa Dajjal itu betul— betul ada. Dan Dajjal disebutkan secara tenstual di dalam Al Quran. _____________________________
DAJJAL ADALAH PELAKU FITNAH TERBESAR DALAM SEJARAH MANUSIA
Dalam Musnad, Imam Ahmad meriwayatkan bahawa Nabi Muhammad s.a.w. bersabda/’Di antara penciptaan Nabi Adam dengan terjadinya kiamat, tidak ada fitnah yang lebih besar dari Dajjal.” Dalam Shahih, Imam Muslim meriwayatkan,”Diantara penciptaan Adam sampai tegaknya kiamat, tidak ada fitnah yang lebih besar dari Dajjal.”
Jika masalah fitnah Dajjal bukan merupakan masalah yang sangat membahayakan, tentu Nabi Muhammad s.a.w. tidak akan memberikan contoh tauladan untuk selalu memohon perlindungan kepada Allah s.w.t. dari fitnah Dajjal, khususnya dalam tasyahud sebelum mengucapkan salam, dengan mengucapkan “Ya Allah sesungguhnya kami berlindung kepada Mu dari siksa Jahanam, dari fitnah kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari fitnah Al Masikh ad Dajjal.”
Hal in! berdasarkan kepada hadis Anas dan Abu Hurairah, Siti Aishah, Ibn. Abbas, Sa’d bin Abi .Vaqqash dan Amrbin Syuaib. Nabi Muhammad s.a.w. membaca doa, beliau membaca isti ‘adzah untuk memohon pelindungan dari kejahatan fitnah Dajjal dalam setiap sembahyang, Baginda mengajar doa itu kepada para sahabat sebagaimana mengajar surah AIQuran.
Inilah kapal yang dijumpai berjalan sendiri merayau-rayau tanpa sesiapa mengemudikannya. Peliknyatiada seorang pun dijumpai di atas kapal ini. Entah ke mana ghaibnya Kapten kapal dan anak-anak kapalnya, selepas melepasi kawasan Segitiga Bermuda
sumber http://tawakkaltu.blogspot.com
Alam semesta tak pernah berhenti menyimpan misteri di dalamnya, meskipun satu per satu misteri itu telah disingkap.

lubang gelap di area awan yang berwarna hijau itu merupakan lubang yang ditemukan Herschel. Kredit : ESA/NASA/JPL-Caltech/STScI/Univ. of Toledo
Kali ini Herschel Space Observatory berhasil menyingkap misteri yang tak terduga bagi para astronom. Herschel menemukan sebuah celah dan lubang di awan yang mengelilingi sekumpulan bintang muda. Lubang ini tak pelak memberikan informasi yang sangat penting bagi para astronom khususnya mengenai tahap akhir proses pembentukan bintang.
Proses kelahiran bintang terjadi di balik awan gas dan debu yang tebal dan rapat akhirnya bisa dipelajari dengan lebih detil setelah Herschel berhasil menyingkap lubang yang ada di awan tersebut. Jet atau letupan yang tiba-tiba dan angin gas memang senantiasa terjadi dan mengalir dari bintang muda namun yang masih menjadi misteri adaah bagaimana bintang tersebut menggunakan jet untuk menerbangkan benda-benda di sekelilingnya dan keluar dari awan kelahirannya. Tahap inilah yang berhasil dilihat oleh Herschel dan disampaikan pada manusia.
Pandangan Mata Herschel
Kumpulan awan gas yang dapat memantulkan cahaya terang yang dikenal sebagai NGC 1999 berada dekat potongan langit yang gelap. Potongan tersebut selama ini dikenal sebagai awan gas dan debu yang sangat rapat dan menghalangi cahaya untuk melewatinya.
Ketika Herschel mengarahkan pandangannya ke area tersebut untuk mempelajari bintang muda dekat di area tersebut, para astronom justru terkejut karena area itu masih tetap tampak hitam padahal seharusnya tidak. Tentunya karena mata inframerah Herschel seharusnya dapat menembus awan tersebut. Pertanyaan yang muncul apakah awan ini sedemikian rapat ataukah ada sesuatu yang salah?
Penelitian lebih jauh menggunakan teleskop landas Bumi, para astronom juga menemukan hal yang sama. Potongan ini tampak hitam bukan karena ia merupakan sekelompok gas yang sangat rapat tapi justru karena potongan ini kosong. Ada sesuatu yang telah meniup area itu sehingga menjadi lubang di antara awan.
Belum ada orang yang bisa melihat lubang seperti ini. Dan diperkirakan lubang ini terbuka ketika terjadi letupan jet yang sangat tipis yang menembus awan gas dan membentuk lubang tersebut. Jet yang muncul tersebut diperkirakan berasal dari bintang muda yang menusuk lembaran awan gas dan debu yang membentuk NGC 1999. Tak hanya itu, radiasi yang sangat kuat dari bintang-bintang muda di area itu juga diperkirakan yang membersihkan area lubang tersebut.
Walau rantai kejadian yang sesungguhnya belum diketahui dengan pasti, namun penemuan ini merupakan secercah cahaya yang akan membawa manusia mengenali bagaimana bintang yang baru lahir merobek awan kelahiran mereka.
Sumber : Herschel / ESA/ NASA
Pada area galaksi yang sangat jauh, para astronom menemukan keberadaan sebuah lubang hitam super masif yang keluar dari galaksi dengan kecepatan yang sangat tinggi. Lubang hitam yang tampak oleh sinar X sebagai bintang tidaklah berada pada lokasinya yang normal di pusat galasi.
Yang menarik dari lubang yang sudah dilontarkan keluar dari galaksi itu, ia akan memberikan informasi tentang bagaimana sebuah lubang hitam super masif terbentuk di pusat galaksi.
Bintang Aneh dan Unik
Mahasiswa Universitas Utrecht, Marianne Heida menemukan sebuah bintang aneh dalam pengerjaan tugas akhirnya yang dikerjakan di SRON Netherlands Institute for Space Research. Bintang itu ia temukan di galaksi yang berada lebih dari setengah milyar tahun cahaya jauhnya. Saat menemukan bintang ini, Marianne melakukan perbandingan dengan ratusan ribu sumber sinar X disertai perbandingan dengan posisi jutaan galaksi.
Secara normal, setiap galaksi memiliki lubang hitam super masif di pusat sisem yang kadang tampak bersinar dalam sinar X. Nah, dalam kasus ini, bintang yang ditemukan Heida tidak berada di pusat siste,. Namun dalam sinar-X obyek ini tampak sangat cerlang sehingga ia justru cocok untuk dibandingkan dengan lubang hitam super masif cerlang lainnya di alam semesta.
Lubang Hitam Yang Terusir
Lubang hitam supermasif di pusat galaksi memiliki berat lebih dari 1 milyar kali massa Matahari. Obyek yang sedemikian berat ini hanya bisa berada jauh dari pusat galaksi jika ia sudah terlontar keluar dari galakso pada kecepatan tertentu. Pengusiran ini bisa saja terjadi pada kondisi tertentu saat dua lubang hitam bergabung.
Lubang hitam yang baru terbentuk setelah mengalami proses penggabungan ditembak keluar dari dari pusat galaksi pada kecepatan yang sangat tinggi. Selama beberapa tahun terakhir memang sudah dibuat berbagai kemungkinan tentang kejadian ini dan terungkap juga kalau kecepatan lubang tersebut bergantung pada arah dan kecepatan rotasi kedua lubang hitam pada sumbunya sebelum bergabung.
Hasil penelitian Marianne Heida diperkirakan merupakan puncak gunung es. Menurut Heida, ia masih menemukan banyak keanehan dari kelas sumber sinar-X yang sedang ia teliti. Namun untuk mengenal lebih lanjut obyek yang ia temukan, masih dibutuhkan pengukuran yang lebih akurat dari satelit Chandra milik NASA. Penemuan lubang hitam yang sudah terlontar keluar dari galaksi akan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik lubang hitam sebelum mengalami penggabungan.
Di masa depan, pengamatan proses merger tersebut bisa lebih dimungkinkan dengan menggunakan satelit LISA yang sedang dirancang. LISA diharapkan akan dapat menghitung gelombang gravitasi yang dipancarkan oleh 2 lubang hitam yang bergabung. Lebih jauh lagi, informasi yang didapat bisa memberitahukan apakah lubang hitam super masif di pusat galaksi merupakan penggabungan beberapa lubang hitam yang lebih ringan.
Sumber : SRON
Citra terbaru yang diambil oleh Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) milik NASA menunjukkan nebula Tadpole (Berudu), pusat pembentukan bintang di rasi Auriga yang berada 12000 tahun cahaya dari Bumi.
Ceritanya, ketika WISE sedang mengamati langit dan menangkap mosaik langit dari gabungan beberapa citra, ia melihat keberadaan asteroid di Tata Surya yang sedang lewat. Asteroid tersebut dikenal dengan nama 1719 Jens, meninggalkan jejak disepanjang citra sehingga tampak sebagai garis titik-titik kuning-hijau dalam kotak di dekat area pusat. Asteroid kedua yang dilihat WISE adalah 1992 UZ5, juga tampak sedang menjelajahi langit, dan ditandai oleh kotak di bagian kiri atas pada citra yang diambil WISE.
Apa cuma itu? tidak juga.
WISE juga menangkap 2 satelit tengah mengorbit di atas WISE, melintas di sepanjang citra dalam jejak berwarna hijau yang lemah. Gerak semu asteroid tampak lebih lemah dari satelit karena asteroid berada pada jarak yang lebih jauh sehingga hanya tampak sebagai titik – titik yang bergerak dari frame citra yang satu ke lainnya dan tidak tampak sebagai garis yang melintas pada frame tunggal.
Area Berudu aka Tadpole ini merupakan gumpalan yang dipenuhi bintang yang masih sangat muda, dengan usia hanya beberapa juta tahun. Bisa dikatakan bintang-bintang ini masih bayi dengan massa lebih dari 10 kali massa Matahari.
Nebula Berudu
Mengapa disebut Nebula Berudu? Hal ini dikarenakan nebula ini memiliki massa yang panas, berasal dari bintang muda yang menghembuskan radiasi ultraviolet keluar dan membagi gas yang ada menjadi dua bubungan berbentuk berudu. Keduanya dikenal sebagai Sim 129 dan Sim 130. Berudu ini tampak sebagai garis berlekuk-lekuk warna kuning di area pusat. Sedangkan area tergelung pada bagian kepala diperkirakan berisi bintang muda yang baru lahir.
Keberadaan WISE dengan mata inframerahnya-lah yang memungkinkan manusia dapat melihat ke dalam area yang tersembunyi seperti ini, dan melihat bintang yang bersembunyi di baliknya.
Asteroid Yang Ditangkap WISE
Asteroid yang dilihat WISE dan tertangkap sedang melintas dalam citra yang diambil merupakan asteroid yang mengorbit di sabuk asteroid yang berada di antara Mars dan Jupiter. Asteroid 11719 Jens ditemukan tahun 1950, memiliki diameter 19 km, berotasi setiap 5,9 jam dan mengorbit Matahari setiap 4,3 tahun.

Kerjasama yang baik memang senantiasa memberikan hasil yang memuaskan. Demikian juga yang terjadi dalam pengamatan. Kerjasama tim astronom yang melakukan pengamatan pada 2 rentang panjang gelombang yang berbeda yakni pada panjang gelombang sinar X dan panjang gelombang optik berhasil menemukan quasar ganda yang terbentuk dari 2 galaksi yang sedang bergabung.
Penemuan quasar ini juga merupakan bukti pertama dari keberadaan quasar ganda dalam galaksi yang sedag bergabung (merger). Quasar sendiri merupakan obyek yang sangat cerlang di area pusat galaksi yang melingkupi lubang hitam supermasif, dan quasar ganda merupakan pasangan quasar yang terikat satu sama lainnya akibat gravitasi. Sama seperti quasar lainnya, pasangan quasar ganda ini diperkirakan terbentuk akibat terjadinya penggabungan galaksi. Tapi memang sampai saat ini quasar ganda belum pernah terlihat apalagi terlihat di galaksi yang sedang dalam proses bergabung.
Hasil pengamatan quasar ganda tersebut terekam dalam citra yang diambil oleh John Mulchaey menggunakan teleskop Magellan milik Carniege Institute di Chille. Citra tersebut menunjukkan dua galaksi yang berbeda dengan ekor yang terbentuk dari gaya pasang surut akibat gravitasi di antara keduanya. Yang pasti ini merupakan kejadian langka bagi para astronom untuk dapat melihat dua galaksi berbeda, yang masing-masing galaksinya memiliki quasar sedang berinteraksi satu sama lainnya. Atau dengan kata lain melihat keduanya tengah bertabrakan dan bergabung. Kejadian langka ini juga akan memberi informasi yang sangat berharga bagi para pengamat di Bumi untuk dapat memahami proses penggabungan dua galaksi.
Bergabungnya Dua Galaksi
Walaupun tidak semuanya, namun pada umumnya galaksi – galaksi besar seperti halnya galaksi Bima Sakti memiliki lubang hitam masif di pusatnya. Dalam perjalanannya, galaksi secara tetap akan berinteraksi dan mengalami penggabungan dengan galaksi lainnya. Hal ini yang membuat para astronom berasumsi kalau lubang hitam supermasif ganda merupakan fenomena umum yang ada di alam semesta. Terutama di masa awal sejarah alam semesta.
Lubang hitam tersebut hanya bisa dideteksi sebagai quasar saat mereka sedang aktif mengakresi materi. Suatu proses yag melepaskan sejumlah besar energi. Salah satu teori yang dipercaya menyebutkan penggabungan galaksi ini yang memicu terjadinya akresi dan menciptakan quasar di kedua galaksi. Mengapa quasar ganda ini tak terlihat? Hal ini disebabkan oleh kejadian penggabungan galaksi lebih banyak terjadi di masa lalu sehingga quasar ganda dan galaksi yang terkait berada sangat jauh sehingga sulit bagi teleskop untuk bisa melihatnya.
SDSS J1254+0846 dalam sinar-X (biru), dan optik (kuning). Kredit : X-ray: NASA/CXC/SAO/Green et al Optik: Carnegie Obs/Magellan/Baade Telescope/Mulchaey et al
Quasar ganda yang diberi label SDSS J1254+0846 pada awalnya dideteksi oleh Sloan Digital Sky Survey, yang memang melakukan survei galaksi dan 120000 quasar. Pengamatan lanjutan kemudian dilakukan oleh Paul Green dan rekan-rekannya dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics dengan menggunakan Chandra X-ray Observatory dan teleskop di Kitt Peak National Observatory, Arizona serta teleskop di Palomar Observatory, California. Hasilnya di dapatkan indikasi obyek yang mirip dengan quasar ganda di tengah proses bergabungnya dua galaksi.
Benarkah Galaksi itu bergabung?
John Mulchaey juga melakukan pengamatan menggunakan teleskop Baade-Magellan 6,5 meter di observatorium Las Campanas, Chile untuk mendapatkan citra yang lebih dalam dan detil dari galaksi yang bergabung tersebut. Pengamatan tersebut jadi penting karena bisa saja ternyata kedua galaksi itu hanya berdekatan dan bukan saling bergabung. Dan ternyata hasil pengamatan Mulchaey menunjukkan keberadaan ekor dari masing-masing galaksi yang muncul akibat pasang surut keduanya. Bisa disimpulkan kalau kedua galaksi itu memang sedang berinteraksi dan dalam proses untuk bergabung.
Tak hanya itu. Thomas Cox dari Carnegie Observatories menguatkan hasil tersebut melalui simulasi yang ia kerjakan. Dalam simulasi penggabungan galaksi yang ia jalankan, tampak jejak yang mirip dengan citra yang diambil Mulchaey. Karena itu bisa dikatakan inilah pertama kalinya para pengamat bisa mengamati dan memotret galaksi yang sedang dalam proses bergabung.
Dan yang pasti, informasi yang didapat juga menjadi petunjuk kalau interaksi antar galaksi merupakan komponen penting dalam hal pertumbuhan lubang hitam dan terbentuknya quasar di alam semesta.
Sumber : Carnegie Institutr for Science
Dijaman komputerisasi yang sudah semoderen ini memiliki falshdisk adalah suatu kebutuhan karena selain ukuran fisiknya yang kecil flashdisk pun memiliki kapasitas yang lumayan besar untuk menyimpan data-data baik itu data berupa lagu ataupun data kerjaan atau privasi kita. Adakalanya kita sering bingung saat flashdisk kita akan dipinjam oleh rekan kita karena kebetulan disana ada data yang sangat rahasia dan tidak boleh dibaca orang lain....
Tapi tak perlu khawatir lagi saat ini karena sudah banyak aplikasi yang menawarkannya baik itu yang bayar ataupun yang gratisan, tapi kali ini kita akn membahas yang gratisan yaitu aplikasi milik TrueCrypt.
Apa aja sih yang bisa dilakukan oleh TrueCrypt:
Cara menggunakannya adalah sebagai berikut:
1. Download dulu file TrueCrypt Setup 6.1a.exe di TrueCrypt
Registrasi Folder Yang Akan Diproteksi/Di password:
1. copy file TrueCrypt Format.exe, TrueCrypt.exe dan truecrypt.sys ke dalam usb flashdisk.
2. jalankan file TrueCrypt Format.exe kemudian muncul wizardnya.
Pilih Create standard TrueCrypt volume kemudian klik next

3. Disini kita menentukan file data yang akan dibuat. Misalnya Flashdisk kita berada pada drive E,

mengisikan misalnya
E:\Dataku atau
E:\Dataku.jpg atau yang
lain. Di sini file data dapat
dibuat dengan ekstensi
apa saja, atau pun tanpa
ekstensi.
Selanjutnya klik Next.
4. Pilihlah algoritma enkripsinya. Saya pilih defaultnya yaitu AES, kemudian klik Next.

5. Kemudian kita menentukan berapa besar file data yang akan kita gunakan sebagai media
penyimpanan ini dari sisa ruang yang ada. membuat besar file didalam Flashdisk kamu
yg ingin proteksi. seberapa pun besar kapasitas USB flashdisk kamu, sisakan sedikit untuk encrypt
datanya.

6. Jika kita mengisi jumlah karakternya kurang dari 20, akan ada peringatan dan konfirmasi
apakah akan menggunakan password pendek tersebut. Klik Yes untuk berlanjut atau No
jika akan mengulang dengan password yang lain.
7. Selanjutnya kita diminta menentukan format volume-nya. Ketika melihat Random Pool yang berjalan,
kita dapat langsung mengklik tombol Format untuk mulai pemformatan.
Langkah ini bukan memformat USB Flashdisk tapi file data yang kita buat.
8. Ini merupakan proses pemformatan. Semakin besar volume yang kita buat,
semakin lama waktu yang diperlukan. Tergantung juga pada performance komputer yang digunakan
dan kecepatan akses USB Flashdisk. Jadi pada tahap ini, kita harus bersabar.
Sampai muncul bahwa volume TrueCrypt telah berhasil dibuat.
9. Klik Exit pada jendela berikutnya yang muncul.
10. Hapus TrueCrypt Format.exe
Kita telah berhasil meregistrasikan E:\Dataku menjadi tempat penyimpanan file yang akan diproteksi. tapi bagaimanakah cara menyimpannya file tersebut kedalam file tersebut....
pertanyaan yang bagus menyimpannya adalah dengan cara biasa seperti kita menyimpan file di windows tapi sebelumnya harus diaktifkan dulu E:\Dataku agar bisa menyimpan data.
Langkah tersebut adalah
Begitulah caranya... terlihat ribet tapi nyatanya nggak kok... silahkan mencoba...